Rabu, 25 September 2013

Moch. Jabbar Al Fattah age.2 month :)









magister TeKim 2013 UNSRI












Suara itu

Suara itu? Iya suara itu....
Suara yang sudah lama tak ku dengar & sebaliknya.
Waktu tak membuat kami melupakan apa itu semua kenangan indah yang pernah ada.
Ntah lah... bahagia ku rasa saat aku mendengar suara itu.
Semua rasa gundah di hati hilang.
Semua seperti ringan....
Ingin ku ulang kisah itu.
Tapi... :)
Yang mengerti hati, menghibur luka.
Dan, saat ini aku rindu.
Kekosongan hatimu membuatku yakin.
Tapi, ketidaksabaranku menunggu. Iya, mungkin dan mungkin iya.
Biarlah... Iya biarlah.

Selasa, 21 Mei 2013

Bila Diriku Sendiri

Ada banyak cara Tuhan untuk hadirkan cinta.
Dan kau adalah salah satunya.
Namun,, kau datang disaat yang tak tepat lagi.
Dimana aku telah dimiliki..
Dan,, akhirnya harus ku akhiri sebelum cintaku kembali hadir untukmu.
Dan cintamu kan semakin dalam untukku.
Dan, maaf kan aku..
Aku memilih untuk setia..
Walaupun aku tahu, cintamu lebih besar darinya.
Maafkan aku tak bisa terus bersamamu lagi.
Menskipun ku tahu juga kau terima segalanya.
Tapi, tak mungkin untukku membagi cinta tulusku untuk dirinya.
Maaf kan diriku memilih setia...
Seribu logika untuk mengigat dan aku tak bisa membohongi hati kecilku.
Andai, aku masih sendiri..
Dan, kau hadir tepat pada waktunya..
Aku kan memilihmu..
Namu,, sekarang kita akhiri semuanya...

Senin, 20 Mei 2013

Saat aku belajar dan berusaha tak mengecewakan.
Mengapa aku harus menerima kekecewaan?
Apa ini yang namanya balasan?
Saat dia mengira, aku tak menganggapnya.
Padahal,, aku selalu menunjukkan bahwa aku punya dia.
Saat aku belajar untuk mengalah dalam segi apapun, kata untuk membujukku pun tak ada sama sekali.
Apa aku kurang mengerti?
Hingga aku harus lebih belajar mengerti lagi.
Apa aku kurang untuk memahami?
Hingga aku harus merasakan sakit ini terus saat pertengkaran itu ada.
Jujur,,
Dalam hati selalu terbesit, apa aku salah?
Aku tak katakan jika aku sakit dengan semua ini, bukan bearti aku tak sakit.
Hatiku hancur pun aku tak pernah membahasnya.
Disaat dia katakan "aku capek"
Saat airmata aku berlinang..
Ada hal yang dia katakan?
Tak ada sama sekali....

Sabtu, 30 Maret 2013

Menangis aku malam itu, karena aku merindukan dia.
Aku katakan aku merindukanmu..
Wajarkan jika aku merindukan dia yang pernah dan selalu siap mendengar semua sakit serta keluh ini.
Tapi, aku hanya bisa menangis.
Dan, dalam hati hanya dalam hati aku katakan aku rindukan dia Tuhan.
Kamu yang ada di sana.. aku rindukanmu da..

Aku merindukan bukan semata aku ingin kembali dan menyimpan sebuah rasa itu.
Tapi, aku merindukan dia yang begitu hangat saat menghiburku.
Mampu menghapus tangisku dari semua caranya.

Da.. okta kangen...
Okta kangen dengan hal-hal konyolmu.
Jujur amarahmu yang selalu memotivasiku selalu aku ingat sampai sekarang.

Da.. Okta tak suka kehidupan disini...
Kapan pertemuan itu??
Dimana okta bakal menceritakan semua kisah okta disini da..

Jaga Ducky da...

Selasa, 19 Maret 2013

Iya Cinta yang Tulus


Cinta..
Kau hadir dengan sejuta harapan..
Segenggam impian dan angan,
Janjikan tawa canda penuh bahagia..


Diantara bintang aku bertanya..
berbiaskan cahaya rembulan..
Apakah ini yang namanya cinta??
Hingga kata-kata pun tak mampu mewakili.


CINTA itu bahagia tapi menyakitkan..
saat kita mencintai, kita bahagia..
saat kita cemburu, kita terluka..


CINTA tak harus memiliki?
“itu bohoong !!
semua orang ingin memiliki, bahkan kadang merasa harus memiliki..

Dengan melihat orang yang dicintai bahagia, kita pun bahagia?
“bohoong”!!!
kita hanya pura2 bahagia,,
di saat hati kita sakit, itu mengajarkan kita untuk menjadi MUNAFIK..

Lebih bahagia dicintai dari pada mencintai?
“itu salah”!!!
saat di cintai kita hanya merasa bangga,
namun saat mencintai kita dapat merasakan arti bahagia sesungguhnya..

Dan terlebih lagi, kita tak akan pernah bisa membenci dia yang kita cinta.
Sebesar apapun kesalahannya..
Jika, kita membencinya disaat kita tak bersamanya lagi.
Bukan tulus itu namanya, tapi cinta itu hanya mengisi hati yang kosong.
Namun, disaat kita tak bersamanya lagi dan rasa untuk saling mengisi bukan dalam hal yang sama tapi dijalin dengan silaturahmi itu lah artinya tulus mencintai...
Bukan balik untuk saling membenci...